Prancis menawarkan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di negara yang terkenal dengan menara eifel itu.

“Kami hadir ke UMSU selain bersilaturrahim karena baru bertugas di Indonesia sekaligus kembali menawarkan beasiswa pendidikan kepada para mahasiswa dan dosen yang ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3,” kata Direktur Alliance France Medan, Chloe Graniou, saat diterima Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP, diwakili WR 3, Dr Rudianto, S.Sos, didamping Ketua Lembaga Kerjasama Urusan Internasional, dr Eka Airlangga, SpA, Jumat (27/6) di Kampus Pasca UMSU, Jalan Denai, Medan.

Selain menawarkan beasiswa, Aliance France juga mengundang UMSU untuk hadir dalam pertemuan dengan sejumlah perguruan tinggi Prancis yang akan berlangsung di Jakarta. Chloe juga mengundang UMSU untuk hadir dalam pertemuan Indonesia-Prancis di Makasar pada Bulan Oktober.

“Prancis juga menawarkan kepada UMSU kursus Bahasa Prancis untuk dosen dan mahasiswa,’ kata Dr Rudianto.

Pihak UMSU sendiri sangat mengapresiasi berbagai tawaran yang disampaikan Alliance France. Artinya jalinan kerjasama yang dilakukan bisa tetap berlanjut dan dikembangkan ke depannya.

Kerjasama UMSU dengan Alliance France sudah terjalin cukup baik. UMSU bahkan ikut berpartisipasi dalam pertemuan persahabatan Indonesia- Prancis di Paris.

“Untuk saat ini jalinan kerjasama dengan UMSU yang sudah terwujud adalah hadirnya warung Prancis di Perpustakaan UMSU ” katanya.

Salah satu yang sedang dijajaki untuk kedepan adalah melakukan magang internasional ke Prancis. UMSU sendiri saat ini terus berupaya mendorong dan memotivasi khususnya dosen muda untuk melanjutkan kuliah ke Prancis.

“Tawaran beasiswa kepada para dosen dan mahasiswa UMSU adalah peluang yang bisa dimanfaatkan,” kata Dr Rudianto, S.Sos, MIKom.

Usai bertemu WR III UMSU, rombongan selanjutnya meninjau Warung Prancis. Berada di lantai III Warung Prancis mendapat apresiasi, selain terus terawat dengan baik. Warung Prancis juga sudah dimanfaatkan mahasiswa untuk berdiskusi, belajar dan meminjam buku-buku yang ada.

Direktur Alianz Prancis, Chloe  Gra­niou dan tim merasa bangga karena segala fasilitas yang ada di Warung Prancis yang telah diresmikan diman­faatkan sebaik-baiknya oleh maha­siswa. Bahkan, ada laporan tersendiri tentang berapa pengunjung yang me­manfaatkan Warung Prancis.

Dia berharap, Warung Prancis UMS­U nantinya dapat berpartisipasi dalam perlombaan Warung Prancis se-Indonesia yang biasanya diselengga­rakan akan diselenggarakan September 2019.

Kepala UPT Perpustakaan UMSU, Muhammad Arifin, MPd dan Ketua Relawan Perpustakaan UM­SU, Ghina Farathika mengatakan, Wa­rung Prancis di UMSU kini menjadi des­tinasi baru bagi mahasiswa UMSU. Selain tempatnya menarik, banyak buku-buku tentang beasiswa maupun informasi tentang Prancis menambah gairah mahasiswa untuk belajar dan tentunya bermimpi bisa belajar di Pran­cis. “Saya kira Warung Prancis setiap hari tidak pernah sepi, mereka yang berkunjung biasanya betah ber­jam-jam karena memang fasilitas ba­gus dan tempatnya nyaman,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *