WikiLatih sebuah pelatihan menyunting Wikipedia menyambangi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk mengadakan pelatihan.  Kegiatan bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan Relawan Perpustakaan UMSU di ruang diskusi Perputakaan UMSU, Jalan Muktar Basri Medan, Jumat (19/10). Pelatihan digelar selama dua hari ini diikuti hampir 30 peserta terdiri dari dosen, mahasiswa dan masyarakat umum.

Adapun nara sumber Staf Galery Library Archive Museum (GLAM) Wikipedia Indonesia, Hardiansyah dan Pengurus Wikipedia Bahasa Minangkabau Ramzy Muliawan.

Hardiansyah mengatakan WikiLatih yang diselenggarakan di UMSU merupakan yang kedua kalinya digelar di Medan. Sebelumnya, acara WikaLatih digelar di Dilo Medan pada Juli 2018.

Dia mengatakan, Wikipedia bahasa Indonesia merupakan ensiklopedia online terbesar di dunia. Saat ini banyak orang tidak mengetahui bahwa ternyata Wikipedia bisa disunting, bisa diedit, makanya acara yang digelar di UMSU sebagai bentuk upaya memperkenalkan dan membantu dosen, mahasiswa dan masyarakat umum bisa mengedit, menyunting atau membuat artikel yang dapat diterbitkan di Wikipedia. “WikiLatih adalah pelatihan mengedit maupun menyunting. Tetapi sebelumnya harus ada rambu-rambu yang diperhatikan seperti harus netral, harus menulis sesuai fakta bukan opini dan sumbernya harus jelas,” katanya.

Diakui Hardiansyah saat ini banyak konten bahasa lokal yang belum digarap di Sumatera Utara, padahal di Sumut banyak bahasa yang digunakan. Makanya, ke depan bagaimana ada Wikipedia Bahasa Mandailing atau lainnya.

Untuk mengisi artikel di Wikipedia dilakukan secara sukarelawasan dengan bekerja sama dengan komunitas dan sejumlah pihak. Dengan harapan semakin banyak orang yang mau ikut pelatihan maka semakin pengetahuan yang disumbangkan makin besar. Apalagi WikiLatih di UMSU juga diikuti kalangan dosen yang notabene penyebar ilmu pengetahuan.

Plt Kepala Perpustakaan UMSU, Muhammad Arifin,M.Pd mengapresiasi pelatihan WikiLatih di ruang diskusi perpustakaan. Pelatihan ini tentunya menambah wawasan dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum akan keberadaan Wikipedia yang ternyata bisa disunting. “Jadi, ketika banyak berita heboh yang sumbernya Wikipedia, kita bisa menyimpulkan bahwa mungkin ada vandalisme. Tidak langsung menuduh apalagi mengomentari yang negatif,” katanya.

Pelatihan ini, akan terus ditingkatkan dengan tema yang berbeda-beda dan berharap banyak dosen yang ikut sehingga menjadi produsen ilmu pengetahuan.

Ketua Relawan Perpustakaan UMSU,Ghina Farathika mengatakan WikiLatih UMSU peserta pelatihan sangat antusias. Sebelum pelatihan sumber-sumber referensi seperti buku-buku ensiklopedia juga disiapkan untuk bisa dibaca sehingga ketika mereka menulis artikel ada panduan atau contoh bagaimana menulisnya.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada UMSU melalui UPT Perpustakaan UMSU yang turut membantu terselenggara kegiatan ini sehingga bisa meningkatkan kompetensi mahasiswa khususnya keterampilan menulis. Alhamdulillah peserta bisa menyelesaikan menulis artikel ,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *